Jurnnalsumsel86 – Curup Minggu (1/6) bertindak sebagai inspektur upacara wakil bupati kabupaten rejang Lebong .Dr,HHendri,S,STP,MSi, mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila bertempat di Halaman Kantor Pemda Rejang Lebong,pagi.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wakil Bupati Rejang Lebong, Dr.H.Hendri,S.STP, M.Si, dan upacara dihadiri ketua DPRD Juliansyah Yayan,oleh Unsur FKPD Kabupaten Rejang Lebong, Para Kepala OPD, Pejabat Eselon 2 dan 3, para Camat, Pimpinan Organisasi dan Pelajar. 

di ikuti seluruh ASN dan pemerintah kabupaten rejang Lebong mengucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2025, Bersama kita memperkokoh Pancasila, menuju Indonesia Raya Semoga kita selalu melakukan peringatan hari Pancasila setiap tahun nya.

Hari ini, tanggal 1 Juni 2025, kita kembali memperingati momentum yang sangat penting dalam sejarah bangsa Indonesia: Hari Lahir Pancasila. 

Hari ketika kita tidak hanya mengenang rumusan dasar negara, tetapi juga meneguhkan kembali komitmen kita terhadap nilai-nilai luhur yang menjadi pondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pancasila bukan sekadar dokumen historis atau teks normatif yang tertulis dalam pembukaan UUD 1945. 

Ia adalah jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Dalam semangat memperkokoh ideologi Pancasila, izinkan saya mengajak kita semua merenungkan kembali bahwa Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia. Ia mempersatukan lebih dari 270 (dua ratus tujuh puluh) juta jiwa dengan latar belakang suku, agama, ras, budaya dan bahasa yang berbeda. 

Dalam Pancasila, kita belajar bahwa kebinekaan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk bersatu. Dari sila pertama hingga sila kelima, terkandung prinsip-prinsip yang menuntun kita membangun bangsa dengan semangat gotong-royong, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap martabat manusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page