Palembang – Warga Komplek Sangkuriang, Kecamatan Sako, Palembang, kembali mengeluhkan kondisi jalan lingkungan yang dipenuhi genangan air setiap kali hujan turun. Genangan yang menyerupai kubangan kolam tersebut dinilai bukan lagi persoalan sepele, melainkan cerminan minimnya perhatian terhadap infrastruktur dasar di kawasan permukiman.
Pantauan di lokasi pada Kamis (23/07/2026) sekitar pukul 09.29 WIB menunjukkan air masih menggenangi badan jalan meski hujan telah reda. Kondisi ini menghambat aktivitas warga, menyulitkan pengendara roda dua maupun pejalan kaki, serta meningkatkan risiko kecelakaan akibat jalan yang licin dan berlubang.
Warga menilai persoalan tersebut sudah berlangsung cukup lama tanpa adanya penanganan yang benar-benar tuntas. Mereka mempertanyakan keseriusan pemerintah terkait dalam memperbaiki sistem drainase dan kualitas jalan di kawasan tersebut.
“Setiap hujan, jalan ini berubah menjadi kubangan. Kami berharap pemerintah tidak hanya datang saat ada keluhan, tetapi segera mengambil langkah nyata agar persoalan ini tidak terus berulang,” ungkap salah seorang warga.
Masyarakat mendesak instansi terkait, khususnya Pemerintah Kota Palembang, untuk segera melakukan normalisasi drainase, memperbaiki jalan yang rusak, serta memastikan anggaran pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Infrastruktur yang layak bukan sekadar janji, melainkan hak setiap warga yang harus dipenuhi demi keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran aktivitas sehari-hari.
