Palembang (Sumsel) jurnalsumsel86.my.id – Dugaan ketidakberesan mengenai pengerjaan proyek tak jelas alias proyek siluman di kegiatan pembangunan irigasi sungai sangat diragukan kualitas pekerjaannta.

Kegiatan proyek Siluman penahanan irigasi air tersebut di susun asal-asalan hingga di takutkan untuk efek kedepan bisa mengakibatkan tak bisa menahan derasnya volume air di irigasi sungai.

Disinggung mengenai wujud pertanggung jawaban proyek tersebut, di lokasi tidak terpasang papan proyek sehingga saat investigasi di lapangan tidak tahu siapa nama kontraktor yang mengambil pengerjaan tersebut.

Sehingga menimbulkan pendapat dari kalangan masyarakat yang menduga proyek tembok penahan air irigasi tersebut sebagai dugaan ajang praktek pelanggaran atau ajang korupsi dan hanya meraup keuntungan pribadi.

Seperti yang telah terjadi di jalan Sakura Sako Borang Palembang,yang pelaksanaan nya diduga Mar Up atau tidak sesuai spek dengan tidak sesuai acuan gambar teknis dan spesifikasi.

Pantauan tim media ditempat kegiatan tersebut,ditemukan banyak dugaan pengerjaan yang tidak sesuai dengan teknis ataupun spesifikasi diantaranya adalah pemasangan pondasi batu kali yang tingginya diduga tidak sesuai. sehingga dugaan makin mencuap sebagai ajang korupsi berjamaah.

Hasil informasi dari masyarakat dan tim investigasi media dilapangan beberapa kejanggalan tentang terkait pembangungan pondasi batu kali tersebut diduga sebagai bisnis sebab tidak memperhatikan mutu.

“Kata warga, Sejak awal dimulai Pembangunan ketika ditanya soal Pelang proyek, warga mengatakan Pelang proyek nya juga tidak ada,” Katanya.

menurut warga di sekitar pondasi batu kali dengan kontruksi itu pasti tidak lama sedangkan debit air ketika meluap diduga peroyek ini tidak bakal bisa lama menahan volume air yang di buat asal jadi di Bangun Tampa ada pegawasan dan konsultan,”ujarnya.

“Ya Rumah kita pernah dibawak debit air dikala waktu air nya meluap,jadi kami harap kegiatan ini harus benar-benar diperhatikan biar tidak asal-asalan bukan hanya asal jadi,”Ujarnya

Sementara tim media saat datang kelokasi sabtu 21 Oktober 2023 untuk konfirmasi terkait proyek pemasangan pondasi batu kali selaku pengawas dari penyedia jasa tersebut tidak di tempat.

“Kami Berharap dengan adanya dana dari pemerintah tolong dibangun sesuai dengan peruntukan nya bukan asal jadi seperti itu kemungkinan dalam waktu dekat musim hujan dan bangunan telersebut akan tersapu oleh debitan derasnya air sungai yang sering meluap.(Tim)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page