MUARA ENIM – Senyapnya siang di Desa Tanjung Terang, Kecamatan gunung megang, mendadak berubah menjadi horor mencekam pada Senin (12/1/2026). Sebuah gudang raksasa milik pria berinisial D meledak dan terbakar hebat, mengirimkan gumpalan asap hitam pekat ke langit Negeri Serasan Sekundang.
Kebakaran ini bukan sekadar musibah biasa, melainkan tamparan keras bagi aparat penegak hukum. Betapa tidak, gudang yang diduga kuat menjadi sarang aktivitas mafia minyak ilegal ini telah beroperasi sejak lama, namun anehnya seolah “tak terlihat” oleh radar Polsek Gunung Megang maupun Polres Muara Enim.
Masyarakat Berang: “Diduga Polisi Sudah Kenyang Setoran?“
Warga yang geram mulai bersuara lantang. Mereka menilai kelalaian polisi bukan karena ketidaktahuan, melainkan adanya dugaan aliran dana segar dari mafia minyak yang masuk ke kantong oknum tak bertanggung jawab.
“Kalau sudah kebakaran begini, masyarakat yang susah dan terancam nyawanya. Oknum polisinya enak, mereka diduga sudah terima setoran rutin dari pemilik gudang, makanya tidak pernah ditangkap,” ujar salah satu warga setempat dengan nada tinggi yang meminta identitasnya dirahasiakan karena alasan keamanan.
Masyarakat menuding polisi telah terkontaminasi uang “panas” hingga menutup mata terhadap aktivitas ilegal yang jelas-jelas membahayakan pemukiman warga.
Masyarakat kini mendesak Kapolres Muara Enim dan Kapolsek Gunung Megang untuk segera menyeret D, sang pemilik gudang, ke hadapan hukum.
Warga memperingatkan aparat agar tidak mencoba bermain retorika atau melakukan pembohongan publik dengan menyebut tempat tersebut bukan gudang minyak.
“Jelas-jelas itu gudang minyak, baunya menyengat, mobil tangki keluar masuk.
Jangan coba-coba bohongi kami lagi dengan bilang itu gudang rongsokan atau lainnya. Kami minta pemiliknya ditangkap!” tegas warga lainnya.
Kini, bola panas ada di tangan Polres Muara Enim. Apakah mereka akan bertindak tegas demi menjaga martabat institusi, atau justru membiarkan isu “polisi peliharaan mafia” ini terus menggelinding dan menghancurkan kepercayaan rakyat?
Hingga berita ini diturunkan, api di lokasi kejadian sudah berhasil di padamkan, dan pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait status hukum pemilik gudang serta dugaan kelalaian pengawasan tersebut.(Tim 7)
