Palembang/Banyuasin – Warga yang bermukim di sekitar Perumahan Bukit Rahma Residence II mengeluhkan kondisi jalan rusak parah dan jalan tanah yang belum juga dicor di akses utama menuju kawasan perumahan tersebut. Keluhan ini semakin memuncak karena belum adanya kejelasan status wilayah apakah berada di bawah naungan Pemerintah Kota Palembang atau Kabupaten Banyuasin, sehingga penanganan infrastruktur menjadi terkatung-katung.

Akses jalan yang rusak dan berlumpur khusus nya untuk pengendara roda empat terutama saat musim hujan menjadi persoalan serius bagi warga yang setiap hari harus melintasi rute tersebut untuk bekerja, bersekolah, dan beraktivitas. Selain berisiko kecelakaan, kondisi jalan juga menyulitkan kendaraan roda dua maupun roda empat untuk melintas.

“Kami merasa seolah-olah diabaikan. Jalannya rusak, becek, dan berbahaya, terutama saat malam hari. Kami sudah sering menyampaikan ke pihak pengembang dan RT setempat, tapi belum ada tindak lanjut yang nyata,” ujar salah satu warga 17 juli 2025.

Permasalahan kian rumit karena hingga saat ini belum ada kejelasan resmi mengenai batas administrasi wilayah perumahan tersebut — apakah masuk Kota Palembang atau Kabupaten Banyuasin. Ketidakjelasan ini berdampak pada lambannya penanganan dari pemerintah daerah maupun developer.

Warga mendesak pemerintah daerah serta pihak developer perumahan Bukit Rahma Residence II untuk segera duduk bersama dan mencari solusi konkret demi kenyamanan dan keselamatan penghuni. Jika dibiarkan berlarut-larut, kondisi ini dikhawatirkan akan menghambat mobilitas warga dan menurunkan nilai hunian secara keseluruhan.

“Kami berharap pemerintah segera menetapkan wilayah ini secara administratif, agar tidak ada lagi alasan untuk saling melempar tanggung jawab,” tegas perwakilan warga dalam forum musyawarah lingkungan yang digelar baru-baru ini.

Warga mengancam akan melakukan aksi terbuka dan mengundang perhatian media jika dalam waktu dekat tidak ada kepastian atau perbaikan jalan secara konkret.(Rillis)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page