PALEMBANG – Peringatan keras diledakkan oleh Kepala Bidang (Kabid) SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan. Mitrisno, menyusul mencuatnya dugaan pungutan liar (pungli) berkedok SPP dan dana komite di SMKN 4 Palembang.
Kasus ini menjadi pemantik amarah Disdik Sumsel yang menilai praktik tersebut telah mencoreng institusi pendidikan di Bumi Sriwijaya.
Dalam pernyataan yang menukik tajam, Kabid SMK menegaskan bahwa pihaknya akan melaporkan Ke Kadisdik dan Minta Petunjuk Gubernur, dan Jika Terbukti Bersalah saya yakin pimpinan tidak akan memberikan toleransi sedikit pun bagi Kepala Sekolah (Kepsek) yang masih berani “bermain api” dengan anggaran pendidikan. Ia menginstruksikan seluruh Kepala SMK Negeri di Sumatera Selatan untuk segera menghentikan kebijakan yang memberatkan orang tua siswa.
“Saya peringatkan dengan keras kepada seluruh Kepala SMK Negeri di Sumsel, jangan neko-neko! Jangan coba-coba membuat kebijakan yang berbau pungli, apalagi berlindung di balik kedok dana komite. Jika terbukti melanggar, pilihannya hanya satu: Dicopot dari jabatan!” tegasnya dengan nada tinggi.
Polemik yang menimpa SMKN 4 Palembang menjadi sorotan tajam publik. Praktik pungli yang dibungkus dengan kesepakatan komite dinilai sebagai kegagalan integritas kepemimpinan sekolah. Kabid SMK menekankan bahwa permasalahan ini telah memperburuk citra Dinas Pendidikan Sumsel di mata masyarakat.
“Permasalahan di SMKN 4 ini harus jadi pelajaran terakhir. Ini atensi serius bagi kami. Kami tidak ingin gara-gara ulah satu atau dua oknum Kepsek yang rakus, nama baik pendidikan Sumatera Selatan hancur total,” tambahnya.
Sebagai langkah konkret, pihak Disdik Sumsel berjanji akan melakukan pengawasan ketat terhadap setiap kebijakan finansial di sekolah-sekolah negeri. Tidak hanya sekadar himbauan, tim pengawas akan diterjunkan untuk membedah laporan keuangan dan prosedur sumbangan di tingkat SMK.
Masyarakat kini menunggu langkah nyata Disdik Sumsel.
Apakah ancaman pencopotan ini akan benar-benar dilaksanakan, atau hanya sekadar gertakan di tengah panasnya sorotan media? Yang pasti, ultimatum telah dijatuhkan: Integritas atau Angkat Kaki.(Tim 7)
