PALEMBANG, Kamis 30 Juli 2026 – Pasca terungkapnya berbagai dugaan penyimpangan pada program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kelurahan Ogan Baru, oknum berinisial “SR” tidak menanggapi fakta dengan klarifikasi, melainkan justru mengeluarkan pernyataan bernada intimidasi terhadap awak media yang tergabung dalam Media Center Jurnalis Kertapati (MC-JK).
Melalui pesan WhatsApp yang diterima sumber, oknum “SR” tampak emosi dan berapi-api. Ia menyatakan akan mengadu perihal pemberitaan ini kepada kerabatnya, sekaligus menyebutkan secara tegas ingin mencari nama perwakilan media yang mengangkat masalah tersebut:
“Lah kulaporke dengan kakak aku lagi dicari Jefri samo Heryadi. Dak biso dienjuk raih ngelunjak budak duo tu semangkin menjadi-jadi.”
Secara harfiah pernyataan itu bermakna: “Saya akan melaporkan ini kepada kakak saya, Jefri dan Heryadi sedang saya cari. Tidak boleh dibiarkan mereka semakin mengelunjak dan menjadi-jadi.”
Merespons hal ini, Herry selaku Koordinator MC-JK menegaskan sikap dengan tegas:
“Kami tidak gentar sedikitpun dengan segala bentuk ancaman maupun tekanan. Apa yang kami sampaikan semata-mata berdasarkan fakta yang diperoleh dari lapangan, demi menjaga amanah publik dan hak masyarakat mengetahui kebenaran. Mengganti jawaban fakta dengan ancaman dan upaya mencari wartawan justru semakin menguatkan dugaan ada hal yang sengaja ingin ditutup-tutupi. Kami berdiri tegak menjalankan tugas jurnalistik sesuai Undang-Undang Pers, dan siap menghadapi segala hal melalui jalur yang benar dan prosedural.”
Lebih lanjut ditegaskan, MC-JK akan segera berkoordinasi dan melaporkan peristiwa intimidasi ini secara resmi kepada Kapolsek Kertapati, agar segera ditindaklanjuti secara hukum dan tidak menjadi preseden buruk bagi kebebasan pers serta pengawasan publik di wilayah tersebut.
Setiap orang berhak atas hak jawab, namun intimidasi dan upaya mencari awak media karena mengungkap fakta adalah perbuatan yang tidak patut dan mencederai demokrasi. Masyarakat berhak tahu kebenaran, dan pers berhak menjalankan fungsinya sebagai kontrol sosial tanpa rasa takut.
(MC-JK)
