Empat Lawang (Sumsel)
Jurnalsumsel86.my.id – Akibat banjir besar tadi malam, Sabtu (11/05/2024) di Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) Kabupaten Empat Lawang Sumsel, siang ini Minggu (12/05/2024) jalan raya Desa Talang Randai digenangi banjir akibat aliran sungai keruh yang meluap melewati area Puskesmas Nanjungan – Paiker akibatnya dari tadi malam hingga siang ini arus lalu lintas tersumbat

Dua hari berturut-turut mulai dari sore hari, hujan lebat dalam tempo yang lama Kecamatan Paiker tidak terelakan tergenang banjir, baik fasilitas masyarakat dan tanaman padi, Jagung dan lain nya menjadi korban, selain itu fasilitas negara pun mandeq, jembatan gantung, jalan raya putus dan beberapa sekolah tergenang banjir hingga proses belajar mengajar tidak dapat efektif

Putus nya jalan penghubung Desa Talang Padang dengan Pulau Tengah Desa Bandar Agung Kecamatan Paiker akibat terjangan sungai keruh membuat warga Desa Talang Padang tidak dapat keluar menggunakan mobil dari desa nya, serta putusnya jembatan gantung yang di gunakan para petani di Pulau Tengah membuat aktivitas di perkebunan tidak lagi rutin seperti sebelumnya

Beberapa masyarakat yang terhenti perjalanan nya di Desa Talang Randai akibat arus sungai keruh mengalir besar memotong jalan raya, memaparkan keluhan mereka terutama berharap perhatian dari pemerintah Kabupaten Empat Lawang untuk menanggulangi kondisi banjir yang telah banyak merusak tanaman di persawahan dan perkebunan, belum lagi tumpukan lumpur yang menumpuk pasca banjir baik dalam rumah, lingkungan dan jalan raya

Genangan banjir dilapangan Puskesmas Nanjungan, Balai KB, SDN 02 dan lingkungan Kantor camat Paiker dan rumah warga dibeberapa desa yang menyisahkan lumpur hingga 25 cm, membuat aktivitas sehari-hari terhenti karena harus membersihkan lumpur pasca banjir. Selain itu SMPN 03 Paiker juga di terjang banjir dari belakang sekolah dan di khawatirkan akan merusak bangunan tersebut

Dengan demikian harapan masyarakat agar secepatnya Pemerintahan Empat Lawang secepatnya mengambil tindakan agar banjir sungai keruh tidak lagi menggenang desa dan merusak berbagai fasilitas masyarakat dan pemerintahan Kecamatan Paiker

Keluhan dan jeritan hati rakyat hampir setiap hari terungkap, namun belum ada tindakan dari pemerintah yang sangat diharapkan rakyat

Menyikapi hal tersebut Camat Paiker Zaili, SE sebelumnya telah melakukan tindakan tanggap darurat bersama forum kades dengan meminjam 1 unit eskavator kepada perusahaan yang sedang mengerjakan rehab irigasi, untuk menanggulangi titik-titik yang mengancam pemukiman penduduk dan aset pemerintahan terutama di Desa Padang Gelai, Desa Muara Rungga, Desa Padang Bindu dan Desa Talang Randai, terang camat

Akan tetapi inisiatif tersebut belum bekerja efektif, namun hujan deras kembali membanjiri Kecamatan Paiker, mengakibatkan dampak yang lebih parah dari sebelum nya.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page