Palembang, — Ratusan massa yang terdiri dari aktivis Gabungan Pemuda Peduli Sumatera Selatan (GPP-SUMSEL) bersama Tim7 Media Partner melakukan aksi di depan Polda Sumatera Selatan, Rabu 30 Oktober 2024, menuntut tindakan tegas terhadap gudang BBM ilegal yang diduga dimiliki oleh TF dan S.
Dalam aksi ini, M. Khaliq, Ketua GPP-SUMSEL, menyerukan agar Polda Sumsel segera membongkar dan menangkap para pelaku di balik operasi BBM ilegal yang semakin marak.
Aksi ini berfokus pada gudang BBM ilegal yang berada di Desa Babatan Saudagar, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir. Lokasi ini dikomandoi oleh oknum YS, yang diketahui sebagai pegawai di salah satu lembaga negara.
YS, yang seharusnya bertugas menjaga keamanan negara, justru diduga terlibat dalam operasi ilegal ini dan menjaga gudang BBM tersebut selama lebih dari satu tahun.
M. Khaliq menegaskan, “Kami meminta Polda Sumsel segera mengambil langkah tegas dan membongkar seluruh jaringan mafia BBM ilegal ini, termasuk yang ada di beberapa lokasi lain seperti di Jalan Sartibi Darwis, Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati, Palembang,” ungkapnya.
Selain itu, tuntutan GPP-SUMSEL juga mencakup penutupan gudang BBM ilegal lain di Desa Suka Menang, Kabupaten Muara Enim, yang diduga milik Eno, serta di Desa Karang Endah, Kecamatan Gelumbang, yang diklaim milik Dani.
“Kami tidak akan tinggal diam. Jika laporan ini tidak ditindaklanjuti, kami bersama rekan-rekan Pemuda Peduli Sumsel siap mengambil tindakan tegas untuk menegakkan hukum di lapangan,” tambah M. Khaliq.
Aksi ini menjadi peringatan keras bagi Polda Sumsel untuk mengusut tuntas kasus-kasus BBM ilegal yang kian meresahkan masyarakat. (Tim7)